Home > Seputar Islam > Semua Ayat Al-Qur’an Ditujukan untuk Semua Manusia Sepanjang Zaman?

Semua Ayat Al-Qur’an Ditujukan untuk Semua Manusia Sepanjang Zaman?

eramuslim.com:Ustadz, apakah ada ayat-ayat Al-Qur’an yang turunnya hanya dikhususkan untuk orang atau golongan tertentu dan atau waktu tertentu saja. Misalnya, hanya untuk Rasullah saja, atau hanya untuk isteri-isteri Rasullulah saja, atau hanya untuk orang-orang Arab saja?

Atau adakah ayat-ayat Al-Qur’an yang hanya berlaku untuk kurun waktu saja?

Jika ada, apakah ayat Al-Qur’an yang menyatakan bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab agar mudah dimengerti itu termasuk ayat Al-Qur’an yang dikhususkan untuk orang Arab saja? Jika tidak, bagaimana logikanya?

Sebab, untuk saya yang orang Jawa, saat ini berpendapat jika diturunkan dalam bahasa Jawa tentu lebih mudah, tidak usah payah-payah belajar bahasa Arab.

Secara logika, bahasa Mandarin yang dipakai oleh orang terbanyak di dunia ini, tentunya akan lebih efektif. Bahasa Arab hanya menduduki tempat ke empat setelah Mandarin, English, dan Hindi.

Saya juga pernah mendengar kata seorang teman, bahwa belajar bahasa Arab susahnya minta ampun.

Terima kasih atas jawaban Ustazdt.

Wassalam wr. wb.

Susilo.poromarto@yahoo.com
Susilo.Poromarto@yahoo.com

Jawaban

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Benar bahwa bahasa China sekarang adalah bahasa yang dipakai oleh umat manusia. Benar bahwa bahasa Arab hanya menduduki ranking kesekian dari begitu banyak bahasa yang dipakai umat manusia.

Dan benar kalau dikesankan bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang punya gramatika yang lengkap, maju dan komplek, sehingga buat sebagian orang terasa agak cukup rumit untuk dipelajari dengan singkat.

Namun masalahnya tidak sesederhana yang terpikir di benak anda. Masalahnya tidak asal apakah bahasa arab itu digunakan oleh berapa banyak orang.

Setidaknya yang juga perlu dipertimbangkan, bahasa apakah yang sepanjang 14 abad ini hingga hari ini dan sesudahnya, digunakan oleh mayoritas umat manusia? Bahasa Inggris kah? Atau bahasa Mandarin kah?

Ternyata tidak dan bukan. Kedua bahasa itu kebetulan saja sekarang ini, di abad-abad ini sedang ngetren digunakan oleh manusia. Tapi bahasa Inggris baru eksis di tiga abad terakhir ini saja. Demikian juga dengan bahasa Mandarin, digunakan manusia seiring dengan ledakan penduduk di China. Tapi bayangkan pada 14 abad yang lalu, di manakah bahasa Inggris dan China?

Gramatika Bahasa Arab Yang Lengkap

Mungkin kita bisa menuduh bahwa bahasa Arab itu sulit dipelajari. Buat sebagian kalangan, perasaan itu boleh saja diungkapkan.

Tapi coba dipahami bahwa dibandingkan dengan bahasa Inggris dan Mandarin, bahasa Arab punya grammatika yang sangat lengkap dan unik. Bayangkan, kata ganti orang dalam bahasa Arab mencapai 14 buah. Huwa, huma, hum, hiya, huma, hunna, anta, antuma, antum, anti, antuma, antunna, ana, nahnu.

Sementara bahasa Inggris hanya sedikit memiliki kata ganti orang, hanya I, You, We, They, He, dan She. Separuhnya pun tidak ada.

Pembentukan kata yang dimiliki bahasa Arab adalah pembentukan kata yang teramat sempurna. Kita mengenal dalam bahasa Arab ada kata dasar yang bisa dibentuk menjadi sekian banyak kata lain.

Ada tiga bentuk kata kerja, yaitu fi’il madhi, fi’il mudhari’ dan fi’il amr. Dan dari kata kerja itu, bisa juga dibentuk menjadi kata lain (ism) misalnya isim fa’il (pelaku), isim maf’ul (yang diberlakukan suatu kerja padanya), isim mashdar (asal kata), isim zaman (waktu) dan isim makan (tempat).

Sekilas memang kok jadi rumit ya?

Tapi masalahnya bukan rumit atau tidak rumit. Tapi masalahnya apakah suatu bahasa mampu menjadi media penyampai pesan yang lengkap meliputi berbagai persoalaan hukum, namun tetap indah, enak didengar, lagi pula mudah dihafal luar kepala.

Tentu isi perut sebuah Jumbo Boeing 747 jangan dibandingkan dengan isi perut mesin Bajaj. Sudah pasti tidak sesuai levelnya. Untuk bisa menerbangkan pesawat berbadan lebar itu, sudah pasti seorang pilot harus lulus sekian penerbangan dan sekolah penerbangan. Tapi untuk sekedar bisa nyopir Bajaj, bang Bajuri bisa saja menguasainya dalam lima atau sepuluh menit latihan.

Tapi Bajaj tidak akan mampu membawa 400-an penumpang sekali angkut. Bajaj juga tidak punya daya jelajah sampai 9000-an km sekali jalan tanpa mengisi bahan bakar. Bajaj tidak punya AC yang dingin sehingga bisa membuat penumpangnya tidur nyenyak. Di Bajaj tidak ada sistem navigasi canggih yang bisa ditampilkan di layar penumpang untuk menceritakan tentang kecepatan, suhu udara, ketinggian, tekanan udara, jarak menuju bandara tujuan, dan seterusnya.

Dan yang pasti, harga sebuah pesawat Boeing 747 tidak sebanding dengan seribu Bajaj sekali pun.

Bahasa Inggris yang dipakai oleh Raja Inggris di abad pertengahan, ternyata sama sekali berbeda dengan bahasa Inggris yang dipakai oleh Ratu Inggris hari ini. Seandainya ratu Inggris hari ini masuk lorong waktu dan pindah ke zaman nenek moyangnya di abad pertengahan, bertemu dengan King Richard The Lion Heart di hutan Sherwood, dipastikan keduanya tidak bisa saling berkomunikasi, karena perbedaan bahasa.

Sebaliknya, kalau ada anak LIPIA lulusan i’dad lughawi masuk ke lorong waktu dan bertemu dengan kakek Rasulullah, Abdul Muttalib, sebagai penjaga ka’bah, bisa dipastikan keduanya akan bisa ngobrol berjam-jam, karena kedua menggunakan bahasa yang sama, yaitu bahasa arab fusha.

Tidak ada yang berubah dari bahasa Arab. Sudah seperti itu sejak pertama kali dipakai umat manusia, yaitu oleh Nabi Adam ‘alaihissalam hingga nanti manusia terakhir di muka bumi yang masih hidup.

Dengan bahasa abadi dan lengkap grammarnya serta indah sastranya, Al-Quran disampaikan Allah kepada semua umat manusia. Bahwa kebetulan pada kurun waktu tertentu, ada beberapa yang secara statistik lebih banyak digunakan manusia, sifatnya sangat relatif. Tidak lantas harus membuat kita berpikir bahwa Allah SWT salah dalam memilih bahasa kitab suci untuk umat manusia.

Sastra Arab Yang Unik

Sastra arab memang sangat unik, bagi mereka yang mempelajari langsung isinya, pasti akan merasakan keanehan dan keajaiban. Tapi buat mereka yang cuma sekedar membaca sejarahnya saja, tanpa merasakan langsung menjadi penikmatnya, tentu tidak sama penilaiannya.

Para sastrawan Arab adalah orang-orang yang punya daya magis dalam mengukir perasaaan hatinya. Begitu banyak kosa kata yang dimiliki bahasa Arab, sehingga seorang pujangga bisa menggubah prosa ribuan bait hanya dengan menggunakan lima huruf saja. Dan ribuan bait itu tetap indah, penuh pesan dan makna yang mendalam.

Satu lagi keajaiban sastra arab, yaitu enak untuk disenandungkan bahkan dhafal. Ketika kami dahulu masih kuliah di LIPIA, ada ratusan bait syair indah yang biasa kami hafal di luar kepala, tapi semakin disenandungkan, semakin terasa enah dan indah.

Ini hanya bisa dialami oleh orang yang sudah menguasai bahasa Arab dan mempelajari sastranya. Keindahan sastra arab itu begitu menyihir memang, sehingga dalam sirah nabawiyah, para gembong Quraisy yang jahiliyah itu sembunyi-sembunyi di malam hari mendatangi rumah nabi, khusus hanya untuk menikmati keindahan sastra Al-Quran.

Padahal mereka sangat anti terhadap dakwah Muhammad SAW, namun jiwa seni yang mengalir dalam darah mereka, tidak bisa memungkiri keindahan sastra Al-Quran.

Wajar kalau menghafal 6000-an ayat Quran itu menjadi hal yang mudah dilakukan, terutama oleh mereka yang telah menguasai bahasa dan sastra Arab. Bahkan begitu banyak orang nasrani di Mesir yang mengagumi keindahan sastra Al-Quran, meski mereka bukan muslim.

Tentu akan lain ceritanya kalau Al-Quran tertulis dalam bahasa Jawa, atau bahasa betawi misalnya. Sastranya tidak akan sekuat bahasa Arab. Grammatikanya pun tidak secanggih bahasa Arab. Kosa katanya tidak selengkap bahasa Arab. Orang Arab punya 700 kata yang berbeda namun bersinonim untuk menyebut unta. Untuk anjing, ada sekitar 100-an kata yang berbeda dan bersinonim.

Sekilas itu saja sudah tergambar kalau bahasa Arab adalah bahasa yang memiliki kosa kata dasar paling banyak, ditambah grammer paling lengkap, keindahan sastra paling tinggi, dan keabadian penggunaannya yang berlaku sepanjang zaman.

Hanya bahasa Arab saja bahasa yang paling memadai untuk menyimpan dan menyampaikan informasi tentang syariah Islam secara lengkap dan jelas serta abadi. Kalau seandainya bahasa lain yang dipakai, maka Islam sudah punah sejak abad pertama hijriyah.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Categories: Seputar Islam
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: